Fauzan Mario
GURU GEMBUL ANTEK PKI? | Negeri Dengan Segudang Opini, Tapi Minim Nalar
MEMBASMI Pola Pikir Sesat dibalik Industri Kebodohan dan Komoditas Ketakutan
Ilusi Gaya Hidup Bagai Pejabat di Kalangan Warga Menengah Bawah
Gelar Agama dan Janji Surga Sebagai Senjata Manipulasi Publik Tingkat Dewa
Mereka Bangga, Kita Miris: Fenomena Cowok Melambai Yang Semakin Berani
Surga Predator Agama: Gila Berkah Sampai Lupa Jadi Manusia
Bodoh Tapi Bangga: Kenapa Banyak SDM Rendah di Konoha?
Introvert Atau Tolol? Fenomena Glorifikasi Mental Health jadi Penyakit Masyarakat
Mabok Agama: Bangga Jadi Bodoh dan Miskin Katanya Demi Iman
Bahaya Kartel Agama: Akal Licik Jual Sampah Berkedok Berkah
Budaya Bodoh Makin Subur: Feodalisme di Luar Pesantren Yang Lebih Mengerikan
Gila Berkah Anti Logika: Penyakit Masyarakat Atau Ladang Bisnis Ulama?
Surga Penipu Agama: Bodoh Disembah Kritis Dihujat
Janji Berkah Berujung Musibah: Praktik Perbudakan Terselubung di Pesantren.
Kutukan Hutang Dibalik Tradisi: Dipaksa Ikhlas Oleh Tekanan Sosial
NYUSAHIN ORANG Adalah Bahagianya Orang Kampungan
Pembodohan dibalik Budaya Resepsi: Demi Gengsi, Banyak yang Jatuh Miskin
Sok Bijak Tapi Bodoh: Sesat Pikir Realistis yang Bikin Miskin
Sekolah Sibuk Ngejar Viral, Lulus jadi LC Makin Masuk Akal
Racun Sosial Dalam Tradisi: Makin Miskin Makin Gila Validasi
Skena Toxic Pelari Kalcer: Lari Barengan, Gengsi Kejar-kejaran
Gaya Hedon Kaum UMR: Utang Pinjol Demi Ilusi Hidup Rasa Anak DPR.
Sok Idealis Tapi Nyusahin: Ketika Mimpi Setinggi Langit Ketemu Realita Sedalam Tambang Freeport
Gaya Sultan, Hidup Pas-pasan: Ironi Penyakit Sosial Kelas Rendah
Gaji cuma UMR 5 Juta, Nekat Nyicil iPhone: Gengsi Murahan yang Bikin Hidup Makin Susah
MEMBEDAH Cara Licik Motivator Murahan Dalam Menjual Produk Sampah Mereka
TURUT BELASUNGKAWA DAN BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA Empati dan Kehormatan dari Ahmad Sahroni
Melacak Dalang Demo Penjarahan Rumah Pejabat dan Fitnah Buzzer ke Ferry Irwandi
Awal Kemarahan Masyarakat dari Tragedi Mobil Brimob sampai Oknum yang Bermain di Lapangan
Ketika Dewa Gengsi Disembah Melebihi Tuhan