#12 Zhiddin Aziz vs Raja Malaysia: Narasi Siapa yang Benar Soal "Paksaan" Bahasa Melayu di Malaysia?
Автор: Kita Tidak Serumpun
Загружено: 2026-01-25
Просмотров: 7059
Fenomena "Kita Tidak Serumpun" kembali memanas. Di saat influencer Malaysia seperti Zhiddin Aziz membanggakan model "Integrasi" yang diklaim tanpa paksaan, otoritas tertinggi Malaysia justru mengeluarkan titah yang mengejutkan di gedung parlemen. Siapa yang sebenarnya benar? Apakah integrasi di sana hanyalah ilusi untuk menutupi intimidasi?
Di video ini, kita membedah paradoks antara narasi kebebasan di Malaysia dengan kedaulatan Bahasa Indonesia yang telah diakui UNESCO. Kita akan melihat bagaimana Bahasa Indonesia dibangun sebagai pondasi intelektual yang cerdas dan inklusif, berbeda dengan penggunaan bahasa yang hanya dijadikan simbol loyalitas politik.
Simak analisis tajam mengenai Martabat vs Manipulasi dalam kedaulatan bahasa dan negara.
00:00 - Duel Narasi: Klaim Zhiddin Aziz vs Titah Raja Malaysia
00:27 - Disclaimer: Ini Hanya Reaksi atas Fakta
01:02 - Analisis Paradoks: Kebebasan yang Ternyata Semu
03:09 - Bahasa Indonesia: Kekuatan Intelektual yang Mandiri & Diakui Dunia
04:06 - Thaqib Shaker: Bahasa Melayu Kehilangan Daya Tarik Fungsionalnya
05:44 - Mengapa Otoritas Malaysia Mulai Merasa Terancam?
06:32 - Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Resmi UNESCO
07:33 - Kedaulatan Rakyat vs Kedaulatan Raja
08:07 - Pengakuan Akademisi Malaysia Prof. Teo Kok Seongn tentang Keberhasilan Indonesia Membangun Bangsa Melalui Bahasa
10:03 - Kesimpulan Akhir: Membangun Martabat Tanpa Harus Memanipulasi Fakta
#Indonesia #Malaysia #ZhiddinAziz #BahasaIndonesia #UNESCO #KitaTidakSerumpun #KedaulatanBahasa #Integrasi #Asimilasi #Perkauman
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: