Kenapa Penjilat Selalu Naik Jabatan? Masalah Sistem di Dunia Kerja Indonesia
Автор: Kecoa Elektrik
Загружено: 2025-12-23
Просмотров: 47
Kenapa penjilat sering naik jabatan, sementara orang kompeten justru tersingkir? Banyak orang menganggap penjilat hanya masalah moral atau etika individu. Padahal, fenomena penjilat di dunia kerja jauh lebih kompleks dan berakar pada sistem kerja yang gagal menghargai objektivitas dan kompetensi.
Video ini membahas kenapa perilaku menjilat bukan sekadar “cari muka”, melainkan bentuk adaptasi terhadap lingkungan kerja yang tidak sehat. Dalam sistem yang penilaiannya abu-abu, promosi jabatan bergantung pada kedekatan, dan kritik dianggap ancaman, menjadi penjilat sering kali terasa lebih aman daripada bekerja secara jujur dan kompeten.
Kita akan membahas bagaimana budaya hirarki, mentalitas asal bapak senang, dan lemahnya meritokrasi membuat penjilat tumbuh subur—terutama di dunia kerja Indonesia. Dampaknya bukan cuma rasa tidak adil, tapi kerusakan sistemik: keputusan salah, hilangnya analisis kritis, dan organisasi yang terlihat stabil namun rapuh dari dalam.
Video ini juga menjelaskan kenapa orang kompeten sering kalah bukan karena kurang pintar, tapi karena naif secara politik. Banyak orang percaya hasil kerja akan berbicara sendiri, padahal dalam sistem yang salah, suara yang didengar bukan yang paling benar, melainkan yang paling menyenangkan.
Di bagian akhir, dibahas cara bertahan di dunia kerja tanpa harus menjadi penjilat: bagaimana mendokumentasikan kontribusi, berbicara dengan data, dan membangun reputasi profesional tanpa kehilangan integritas. Ini bukan panduan menjilat, tapi panduan navigasi realitas kerja secara cerdas.
Jika kamu pernah merasa kalah oleh politik kantor, lelah melihat penjilat menang, atau ingin tetap kompeten tanpa kehilangan prinsip, video ini akan membantumu memahami polanya—bukan untuk menghakimi orang, tapi untuk membaca sistem dengan lebih jernih.
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: