5 PENYIMPANGAN IBADAH MEMATIKAN: Ketika BATU MATI Diposisikan dalam Wilayah SUCI! SEJARAH ISLAM
Автор: Kita Katolik
Загружено: 2026-01-23
Просмотров: 694
Apakah setiap praktik yang diwariskan sejarah otomatis layak disebut ibadah suci? Ataukah justru ada titik di mana ritual berubah menjadi penyimpangan teologis yang mematikan iman?
Video ini mengajak umat Katolik untuk berpikir jernih, kritis, dan berani, dengan membedah 5 penyimpangan ibadah serius ketika benda mati—khususnya batu—diposisikan dalam wilayah yang seharusnya hanya milik Allah yang hidup. Melalui pendekatan teologi Katolik, filsafat penyembahan, dan kajian sejarah Islam awal, kita akan melihat bagaimana sakralisasi objek fisik dapat bertabrakan langsung dengan prinsip penyembahan sejati.
Gereja Katolik sejak awal menegaskan bahwa Allah tidak berdiam dalam benda buatan tangan manusia, dan bahwa setiap praktik religius harus diuji oleh kebenaran wahyu, bukan sekadar tradisi. Ketika simbol melampaui fungsinya dan mulai diperlakukan sebagai pusat devosi, di situlah bahaya besar mengintai: iman bergeser, ibadah menyimpang, dan Allah disingkirkan secara halus.
Video ini bukan ujaran kebencian, melainkan kritik teologis serius yang berakar pada Kitab Suci, Tradisi Suci Gereja, dan rasio iman. Ditujukan khusus bagi umat Katolik yang ingin memahami perbedaan mendasar antara penghormatan simbol dan penyimpangan penyembahan.
Tonton sampai akhir, karena bagian terakhir akan menunjukkan mengapa Kekristenan secara tegas menolak segala bentuk fetisisme religius, dan mengapa isu ini relevan bagi iman kita hari ini.
#KatolikIndonesia #ApologetikaKatolik #TeologiKatolik #ImanKatolik #SejarahIslam
#KritikTeologi #IbadahSejati #AllahYangHidup #BukanBerhala
#ApologetikKristen #KristenKatolik #PerbandinganAgama
#DoktrinKatolik #PenyembahanSejati #KebenaranIman
#StudiIslam #KajianTeologis #ImanDanRasio
#KatolikBerpikir #KatolikKritis #SejarahAgama
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: