PEMKAB PATI BATALKAN RENCANA PBB NAIK 250%, BUPATI MINTA MAAF
Автор: Tribun Jogja Official
Загружено: 2025-08-08
Просмотров: 12301
PEMKAB PATI BATALKAN RENCANA PBB NAIK 250%, BUPATI MINTA MAAF
Pemerintah Kabupaten Pati akhirnya memutuskan untuk membatalkan rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan yang sebelumnya mencapai hingga 250 persen.
Keputusan itu diumumkan langsung oleh Bupati Pati Sudewo bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Pati, di Pendopo Kabupaten pada hari Kamis 7 Agustus 2025 kemarin.
Dia mengatakan, keputusan pembatalan ini diambil sebagai bentuk respon atas berbagai masukan dan keluhan masyarakat terkait tingginya kenaikan pajak.
Dia juga sudah mempertimbangkan masukan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga para tokoh masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sudewo juga meminta maaf lantaran pernyataannya telah menimbulkan keresahan di masyarakat.
Utamanya terkait aksi demo yang dinilai masyarakat sebagai bentuk tantangan.
Sebagai informasi, ini bukan kali pertama kebijakan Bupati Sudewo menuai protes dari masyarakat.
Dalam lima bulan masa jabatan, kebijakan Bupati Sudewo berkali-kali menuai reaksi keras dari masyarakat.
Semisal pada akhir Mei 2025 lalu, dia melarang penggunaan sound horeg di Kabupaten Pati.
Kebijakan ini kemudian memicu protes dari para pengusaha sound system.
Selanjutnya, menjelang tahun ajaran baru pada akhir April lalu, Sudewo melempar wacana penerapan lima hari sekolah demi meningkatkan produktivitas siswa.
Pada saat itu dia mengeklaim sudah memeroleh dukungan dari PCNU Pati.
Namun, Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim, pada saat itu menegaskan belum memberikan dukungan, dan audiensi pun baru akan dilakukan.
Selain kebijakan tersebut, Sudewo juga dikritik karena menghadirkan grup vokal dangdut Trio Srigala di Pendopo Kabupaten Pati pada acara penyerahan badan hukum dan akta koperasi, pada hari Senin 9 Juni 2025 lalu.
Video para personel Trio Srigala yang berjoget heboh bersama sejumlah pejabat Pemkab Pati viral di media sosial.
Banyak warga menilai momen itu tidak pantas dilakukan di tengah polemik kenaikan PBB. (*)
Produser : Ribut Raharjo
Penulis : Mona Kriesdinar
Program : Tribun Jogja News
Host : Prisca Ruri
Editor : Afiffudin
Uploader : Afiffudin
Sumber : kompas
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: