أغنية عربية 2025 يوم البطل 10 نوفمبر
Автор: Ben A.S MTsN 2 Tasikmalaya
Загружено: 2025-11-10
Просмотров: 117
Lagu Berbahasa Arab tentang 10 November sebagai hari Pahlawan yaitu :
Lagu “صَوْتُ الْحُرِّيَّةِ (Suara Kemerdekaan) menggambarkan Pertempuran Surabaya dan semangat Bung Tomo yang membakar keberanian rakyat. Pekikan “Allahu Akbar” jadi simbol kekuatan batin, bukan provokasi. Surabaya digambarkan sebagai tanah yang tidak mau tunduk. Reff menegaskan bahwa kemerdekaan ditulis dengan darah dan keberanian, dan cinta tanah air adalah keyakinan hidup. Bagian bridge mengenang pengorbanan para ibu dan para syuhada, dengan janji bahwa perjuangan mereka tidak akan dilupakan.
Intinya: harga diri, keberanian, dan cinta tanah air yang kekal.
Lagu “نُورُ الْوَطَنِ (Cahaya Negeri)” menggambarkan KH. Hasyim Asy’ari sebagai cahaya ilmu dan pemersatu bangsa. Perjuangannya bukan lewat senjata, tapi lewat ilmu, iman, dan kecintaan pada tanah air. Pesan utama: menjaga negeri itu bagian dari agama. Reff menegaskan bahwa bangsa tidak akan jatuh selama rakyat memegang kebenaran, ilmu, dan persatuan. Bridge menyentuh pengorbanan para ibu dan janji untuk melanjutkan perjuangan ke masa depan. Inti: Ilmu + Iman + Persatuan = Kekuatan bangsa yang tidak bisa dikalahkan.
Lagu “لَا نَرْجِعُ (Kita Tak Akan Mundur)” menggambarkan Pertempuran Surabaya dan keberanian rakyat untuk tidak menyerah meskipun menghadapi kekuatan besar. Tokoh Gubernur Suryo menjadi simbol suara tegas yang mengajak rakyat lebih baik gugur daripada dijajah kembali. Semangatnya bukan hanya fisik, tapi juga janji batin kepada tanah air. Reff menegaskan bahwa cinta tanah air sudah tertanam dalam jiwa, dan kemerdekaan lebih berharga daripada hidup dalam penghinaan. Bridge menyentuh doa seorang ibu, menunjukkan bahwa perjuangan datang dari cinta, bukan sekadar perang. Inti: Harga diri bangsa tidak bisa dibeli — kita tidak mundur, bahkan jika harus mengorbankan nyawa
Lagu “صَيْحَةُ سُورابَايَا (Seruan Surabaya)” menggambarkan teriakan semangat rakyat Surabaya yang menolak kembali dijajah setelah kemerdekaan. Suasana lagu tegang tapi penuh keberanian. Seruan takbir dan tekad pemuda menjadi pemicu bangkitnya perlawanan. Reff menegaskan bahwa Surabaya tidak akan mundur, dan kematian demi kehormatan adalah kebanggaan, bukan ketakutan. Bridge menyentuh sisi manusiawi — air mata seorang ibu — tapi perjuangan tetap diteruskan karena harga diri bangsa lebih tinggi daripada rasa takut.
Inti: Surabaya adalah simbol keberanian hidup atau mati demi kemerdekaan
Lagu “لِوَطَنِي يَوْمُهُ (Untuk Negaraku di Hari Itu)” menggambarkan 10 November sebagai hari kebanggaan bangsa, khususnya Surabaya. Di hari itu rakyat memilih melawan daripada hidup dalam penghinaan. Reff menegaskan bahwa kemerdekaan adalah kehormatan, dan mati demi tanah air adalah kemuliaan, sementara hidup merdeka adalah kemenangan yang diwariskan. Bridge menyentuh doa seorang ibu, sebagai simbol bahwa perjuangan ini lahir dari cinta, bukan benci.
Inti: 10 November = hari kita berdiri, berani, dan setia pada tanah air sampai napas terakhir.
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: