Pencabar Azab (Luth As) - Pena Qalbu
Автор: Pena Qalbu Music
Загружено: 2026-01-08
Просмотров: 407
#syahdu #laguviral
#syahdu #brunei #laguviral
#syahdu #laguviral #nusantara
#syahdu #laguviral #nusantara
#syahdu #laguviral #nusantara
#syahdu #laguviral #nusantara #islamicmusic
#malaysia #indonesia #singapore #brunei
LIRIK LAGU BY PENA QALBU
MUSIC/VOCAL by Suno Ai
ARRANGEMENT BY PENA QALBU
[Intro]
ini kota kami
dibina dari kerosakkan
yang kami anggap warisan
suara lama berbisik (IBLIS)
“ini kebiasaan
jalan hidup insan”
[Verse 1]
kami hidup di sini
lelaki mencari lelaki
perempuan turut selari
bukan dalam sembunyi
kami tukar fitrah kehidupan
suatu kebanggaan
dan pemberi peringatan
sebagai ancaman
dia panggil kerosakkan
apa yang kami samun
tutur kami hamun
kami pertahankan
suara lama berbisik (IBLIS)
“tiada apa yang salah dengan kebiasaan,
dia hanya berpura suci”
[Chorus]
ini kota kami
jangan sentuh cara hidup ini
apa yang kau panggil salah
kami panggil anugerah
kau datang dengan batas
kami sindir dengan keras
jika azab itu benar
mana azab tuhanmu ?
[Verse 2]
malam mula rasa sempit
angin panas membawa debu
rumah teguh membeku
tapi hilang arah tuju
suara lama berbisik (IBLIS)
“halau dan hina selayaknya,
biar hilang dari kota”
[Chorus]
ini kota kami
jangan sentuh cara hidup ini
apa yang kau panggil salah
kami panggil anugerah
kau datang dengan batas
kami sindir dengan keras
jika azab itu benar
mana azab tuhanmu ?
[Chorus]
ini kota kami
dibina atas pilihan sendiri
kau boleh pergi
jika tak mampu terima kami
jika azab itu pasti
mengapa lambat tiba disini?
bersalah bukan kami
tapi engkau berlagak suci
[Bridge]
tanah bawah bandar
terasa longgar
seperti iman yang kami langgar
langit tidak runtuh
ia hanya
terbalikkan segalanya
suara lama berbisik (IBLIS)
“jangan pandang ke atas,
larilah dengan pantas”
[Verse 3]
kota ini terangkat
bukan dengan doa
tetapi dengan amarah
rumah jadi langit
langit jadi tanah
dan jeritan
hilang arah
batu jatuh
seperti hujan
mencari satu persatu
semua tubuh
yang membatu
[Final Chorus]
ini kota kami
sebelum bumi
membalikkan kami
pertahankan nafsu
atas nama kebebasan
hingga langit
akhirnya bersuara
[Outro]
dan inilah harga
bila suara lama (IBLIS)
lebih dipercayai
daripada peringatan nabi
[Chorus]
ini kota kami
jangan sentuh cara hidup ini
apa yang kau panggil salah
kami panggil anugerah
kau datang dengan batas
kami sindir dengan keras
jika azab itu benar
mana azab tuhanmu?
[Chorus]
ini kota kami
dibina atas pilihan sendiri
kau boleh pergi
jika tak mampu terima kami
jika azab itu pasti
mengapa lambat tiba disini?
yang bersalah bukan kami
tapi engkau berlagak suci
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: