Популярное

Музыка Кино и Анимация Автомобили Животные Спорт Путешествия Игры Юмор

Интересные видео

2025 Сериалы Трейлеры Новости Как сделать Видеоуроки Diy своими руками

Топ запросов

смотреть а4 schoolboy runaway турецкий сериал смотреть мультфильмы эдисон
dTub
Скачать

Ini yang terjadi ketika RPKAD Menyerbu Pangkalan Halim Pada Pagi Buta

Автор: Intel Melayu

Загружено: 2022-08-22

Просмотров: 354587

Описание:

Ini yang terjadi ketika RPKAD menyerbu pangkalan Halim pada pagi buta ini akan mengisahkan detik-detik saat pasukan baret merah menyerbu pangkalan Halim Perdanakusuma pada 2 Oktober 1965. RPKAD yang dimaksud adalah pasukan khusus TNI AD yang kini bernama Kopassus.

Ketika peristiwa G30S PKI meletus di Jakarta pada 1 Oktober 1965, pasukan komando yang ketika itu dipimpin oleh Kolonel Sarwo Edhie Wibowo jadi andalan Pangkostrad Mayjen Soeharto untuk menumpas kelompok Gerakan 30 September pimpinan Letkol Untung Syamsuri.

Dalam buku," Sintong Panjaitan : Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando," yang ditulis Hendro Subroto, Sintong Panjaitan banyak bercerita soal pengalamannya ketika itu menyerbu Pangkalan Halim. Ketika itu Sintong masih berpangkat Letda dan jadi salah satu komandan peleton di Kompi RPKAD pimpinan Feisal Tanjung.

Menurut Sintong, setelah berhasil menguasai RRI dan kantor telekomunikasi dari tangan kelompok G30S PKI, pasukan RPKAD diperintahkan Mayjen Soeharto untuk menguasai Pangkalan Halim.

Masih menurut Sintong, ketika itu, terhitung sejak tanggal 1 Oktober malam, kompi-kompi RPKAD dari luar Jakarta yang sedang berada di Cijantung, yaitu kompi dari Jawa Tengah maupun dari Batujajar, telah di bawah perintahkan pada Komandan Batalyon 1 RPKAD Mayor CI Santosa. Dengan demikian Mayor Santosa membawahi 11 kompi RPKAD. Kesebelas kompi itu ialah Kompi Oerip, Kompi Tanjung, Kompi Sembiring, Kompi Mochtar, Kompi Muchadi, Kompi Saridho, Kompi Soewarjo, Kompi Ramelan, Kompi Heru Sisnodo, Kompi Kayat, dan satu Tim RPKAD di bawah pimpinan Sinungkaryo yang secara salah kaprah disebut sebagai Kompi Sinungkaryo. Sementara itu, Kompi Edi Sudradjat masih bertugas di daerah Kepala Burung, Irian Barat.

Pada tanggal 2 Oktober pukul 01.00 dini hari, Pangkostrad Mayjen Soeharto memerintahkan kepada Komandan RPKAD Kolonel Sarwo Edhie agar segera menguasai Pangkalan Angkatan Udara Halim Perdanakusuma yang ada di timur Jakarta. Perintah itu dikeluarkan berdasarkan pertimbangan bahwa Yonif 454/Para Banteng Raiders dan Tjakrabirawa yang pada tanggal 1 Oktober pagi hari berada di sekitar Monas dan depan istana, telah mundur ke kawasan Halim.

Pada tanggal 1 Oktober pukul 20.09 malam harinya, dua kompi Banteng Raiders berhasil memisahkan diri dari pasukan yang berpihak kepada G30S/PKI. Mereka kemudian melapor kepada Kolonel Wahono, Asisten 2/Operasi Kostrad. Tahap ini disusul dengan kembalinya Yon 2/Kawal Kehormatan Resimen Tjakrabirawa yang para anggotanya terdiri dari KKO Angkatan Laut. Batalyon ini semula melakukan konsolidasi di Prapatan dekat Patung Tani.

Dalam perencanaan perebutan Halim, Mayor CI Santosa mengajukan usul kepada Komandan RPKAD, di depan Pimpinan Sementara Angkatan Darat dan para perwira tinggi yang berada di ruang rapat Markas Kostrad yang di antaranya disaksikan oleh Jenderal Nasution. Mayor Santosa mengusulkan agar Yonif-328/Para Kujang II yang di bawahperintahkan Garnisun Ibu Kota dan satu kompi tank Batalyon Kavaleri (Yonkav) 8/ Tank Brigkav 1/Panser Kostrad, melakukan manuver di jalan Jakarta bypass untuk mengalihkan perhatian pertahanan Pangkalan Angkatan Udara Halim Perdanakusuma ke arah kota.

Sementara Yon 1 RPKAD akan masuk ke Halim dari arah timur dan utara, lewat Klender. Usul itu disetujui oleh Komandan RPKAD. Mayor CI Santosa lalu mengerahkan lima kompi ke Pangkalan Halim Perdanakusuma lewat Klender. Lima Kompi itu yakni Kompi Oerip, Kompi Tanjung, Kompi Muchadi, dan Kompi Heru Sisnodo, sedangkan Kompi Kayat yang sebagian besar anggotanya dikumpulkan dari mereka yang bertugas administrasi, diperintahkan menjadi Kompi Cadangan.

Pada pukul 01.30 kelima kompi itu berangkat dari Markas Kostrad di Jalan Medan Merdeka Timur menuju Klender lewat depan Stasiun Gambir, Patung Tani, perempatan Pasar Senen, Kramat, dan Jatinegara. Setibanya di Klender, mereka bergerak berjalan kaki menuju masing-masing perhentian pada titik-titik yang telah ditetapkan pada peta. Sintong mengisahkan Peleton 1 yang dipimpinnya berjalan kaki sekitar satu jam untuk mencapai titik yang telah ditetapkan pada peta.

Pada pukul 01.45, Laksamana Muda Udara Sri Mulyono Herlambang, Menteri Negera Diperbantukan kepada Presiden merangkap Deputi Kepala Staf KOTI, mendarat di Pangkalan Halim Perdanakusuma dari Medan dengan menggunakan pesawat Locheed C-140 JetStar Skadron 17/VIP. Di atas Tanjung Priok dan di atas Tebet pesawat yang ditumpanginya ditembak oleh Artileri Pertahanan Udara Angkatan Darat. Tetapi, tembakan itu tidak mengenai sasaran. Akhirnya Mayor Udara Wage Mulyono, penerbang pesawat JetStar, mengubah arah pendaratan yang semula ke arah timur laut, beralih 180 derajat ke barat daya dari arah Bekasi.

#g30spki #sejarah #kopassus

Ini yang terjadi ketika RPKAD Menyerbu Pangkalan Halim Pada Pagi Buta

Поделиться в:

Доступные форматы для скачивания:

Скачать видео mp4

  • Информация по загрузке:

Скачать аудио mp3

Похожие видео

PERSETERUAN DUA PASUKAN ELITE

PERSETERUAN DUA PASUKAN ELITE

Saat Mulut G30S PKI Dibungkam Pasukan Baret Merah 

Saat Mulut G30S PKI Dibungkam Pasukan Baret Merah 

Pertempuran Baret Merah vs Baret Hijau

Pertempuran Baret Merah vs Baret Hijau

ИХ ПОГУБИЛА ТУПОСТЬ: 10 САМЫХ ТУПЫХ МАРШАЛОВ СССР, ЧЬИ ПРОВАЛЫ СКРЫВАЛИ ОТ НАРОДА

ИХ ПОГУБИЛА ТУПОСТЬ: 10 САМЫХ ТУПЫХ МАРШАЛОВ СССР, ЧЬИ ПРОВАЛЫ СКРЫВАЛИ ОТ НАРОДА

HIKAYAT PASUKAN TJAKRABIRAWA

HIKAYAT PASUKAN TJAKRABIRAWA

Menegangkan Pertempuran Merebut Kota Tomohon dari Tangan Permesta

Menegangkan Pertempuran Merebut Kota Tomohon dari Tangan Permesta

Baret Merah Tidak Pernah Dilucuti Senjatanya, Tahu Kamu!

Baret Merah Tidak Pernah Dilucuti Senjatanya, Tahu Kamu!

30 TAHUN DIPENJARA SOEHARTO | DITUDUH TERLIBAT G30S/PKI

30 TAHUN DIPENJARA SOEHARTO | DITUDUH TERLIBAT G30S/PKI

КОЛХОЗНЫЙ ГАРЕМ: Он стал мужем для 14 женщин после войны

КОЛХОЗНЫЙ ГАРЕМ: Он стал мужем для 14 женщин после войны

KOMANDAN PASUKAN PENCULIK JENDERAL YANG HILANG MISTERIUS

KOMANDAN PASUKAN PENCULIK JENDERAL YANG HILANG MISTERIUS

5 Negara Dengan Personil MILITER TERBANYAK di Asia Tenggara 2025

5 Negara Dengan Personil MILITER TERBANYAK di Asia Tenggara 2025

серия126 Как заправляли паровозы во время движения #паровоз #train #steam #locomotive #поезд

серия126 Как заправляли паровозы во время движения #паровоз #train #steam #locomotive #поезд

Apakah Soeharto Terlibat Mendalangi G30S? Ft. Anhar Gonggong | The Perspective

Apakah Soeharto Terlibat Mendalangi G30S? Ft. Anhar Gonggong | The Perspective

БЕЗ ЕДЫ, СПИЧЕК И НАДЕЖДЫ: КАК СПЕЦНАЗ ГРУ ВЫЖИВАЛИ В АДУ ТАЙГИ

БЕЗ ЕДЫ, СПИЧЕК И НАДЕЖДЫ: КАК СПЕЦНАЗ ГРУ ВЫЖИВАЛИ В АДУ ТАЙГИ

Nasib Apes Mayjen Pranoto Reksosamudro

Nasib Apes Mayjen Pranoto Reksosamudro

Andai Saja RPKAD Tak Ada di Cijantung, Mungkin G30S PKI Akan Menang

Andai Saja RPKAD Tak Ada di Cijantung, Mungkin G30S PKI Akan Menang

ВОТ ПОЧЕМУ разрушили Каховскую ГЭС! Находка на дне ОБЪЯСНЯЕТ ВСЁ!

ВОТ ПОЧЕМУ разрушили Каховскую ГЭС! Находка на дне ОБЪЯСНЯЕТ ВСЁ!

"ВОЙСКА ДЯДИ ВАСИ": КАК ГЕНЕРАЛ МАРГЕЛОВ СОЗДАЛ БЕСПОДОБНУЮ ВОЕННУЮ ЭЛИТУ!

OPERASI KALONG: Perburuan DN Aidit dan Gembong PKI oleh ABRI‼️

OPERASI KALONG: Perburuan DN Aidit dan Gembong PKI oleh ABRI‼️

Mengapa Soeharto

Mengapa Soeharto "MEMILIH" RPKAD Bukan Kodam Jaya dalam Penumpasan G30S/PKI?

© 2025 dtub. Все права защищены.



  • Контакты
  • О нас
  • Политика конфиденциальности



Контакты для правообладателей: [email protected]