ASN yang Terobos Mapolda Maluku Mengaku Terlibat Aktivitas Republik Maluku Selatan
Автор: Tribunnews
Загружено: 2020-05-06
Просмотров: 13924
TRIBUN-VIDEO.COM - Dikabarkan sebelumnya, seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), menerobos Mapolda Maluku Selatan sambil membawa bendera Republik Maluku Selatan (RMS).
ASN tersebut berasal dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Maluku.
Ia mengaku terlibat langsung dengan aktivitas RMS.
Hal tersebut dikatakannya saat menjalani pemeriksaan oleh tim bentukan Pemprov Maluku pada Sabtu (2/5/2020).
Pelaku mengakui penyataannya tersebut dalam kondisi sadar.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku, Jasmono di Kantor Gubernur Maluku pada Selasa (5/5/2020).
“Kita sudah periksa yang bersangkutan pada Sabtu kemarin, dan dia (JP) mengakui secara sadar melakukan kegiatan dengan RMS,” ungkapnya.
Pelaku berinisial JP tersebut mengaku telah ikut menghadiri pertemuan di satu hotel di Ambon sebelum HUT RMS.
Dalam pertemuan itu JP ikut membuat pernyataan sikap untuk terlibat dengan RMS.
Dikutip dari Kompas.com, Rabu (6/5/2020), pemeriksaan JP dilakukan terkait keterlibatannya dalam kegiatan yang bertentangan dengan kewajiban seorang PNS.
Khususnya berkaitan dengan ketaatan dan kepatuhan terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan pemerintahan yang sah.
Setelah melakukan pemeriksaan, tim akan langsung menyimpulkan hasil pemeriksaan dan dilaporkan ke Gubernur Maluku untuk pemberian sanksi disiplin.
Sebelumnya diberitakan, JP bersama dua rekannya menerobos Markas Polda Maluku.
Mereka menerobos sambil membentangkan bendera benang raja dan meneriakan yel-yel perjuangan RMS saat HUT RMS pada (25/4/2020).
Sejumlah polisi yang berjaga di pos berusaha merampas bendera RMS. JP dan rekan-rekannya kemudian ditangkap.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ASN yang Terobos Mapolda Maluku Sambil Bawa Bendera RMS Akui Terlibat Makar
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: