10 Honorer di Balanipa Polman Tak Masuk PPPK PW Meski Sudah Mengabdi Puluhan Tahun
Автор: Tribun Sulbar Official
Загружено: 2026-01-13
Просмотров: 1559
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Sebanyak 10 orang honorer dari Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat mengadu ke Inspektorat Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (13/1/2026).
Lantaran sudah puluhan tahun mengabdi sebagai honorer namun namanya tidak diakomodir masuk PPPK Paruh Waktu.
Ironisnya nama 10 honorer ini digantikan dengan honorer baru mengabdi satu tahun.
Diduga mereka terakomodir di PPPK PW sebagai honorer siluman, atau masuk karena kekeluargaan.
Hal ini terungkap saat 8 orang honorer dari kantor Kelurahan Balanipa dan 2 honorer dari kantor Kecamatan Balanipa datang mengadu ke Inspektorat Polman.
Mereka melaporkan Lurah Balanipa lantaran diduga memilih honorer dari keluarganya untuk masuk PPPK PW.
"Kami datang sebagai pengadu, adanya kecurangan pengusulan PPPK PW yang diluluskan," kata pendamping honorer dari Balanipa, Muhammad Jufri kepada wartawan.
Dia menyampaikan 10 honorer datang mengadu ini lantaran adanya kecurangan pengusulan PPPK PW.
Lantaran 10 orang yang sudah mengabdi 10 tahun ini tidak terakomodir dalam PPPK PW.
Jufri menyebut dari 10 honorer ini ada yang sudah mengabdi 20 tahun dan 21 tahun sejak 2004.
"Ada dua honorer ini sudah mengabdi sampai 20 tahun, yang lain ada belasan tahun, kenapa bisa mereka tidak masuk PPPK PW," ungkapnya.
Dia menyebut ada sembilan honorer lainnya yang baru mengabdi satu tahun namun masuk usulan PPPK PW.
Namanya keluar dan akan menerima SK pengangkatan PPPK PW padahal kata Jufri baru masuk sebagai honorer di Kantor Lurah Balanipa.
Dia pun menduga adanya unsur nepotisme, lantaran yang terakomodir PPPK PW keluarga dari Lurah Balanipa.
Sementara itu, ketua tim pemeriksa Inspektorat Polman, Junaedi telah menganalisis laporan dari honorer ini.
Junaedi menyebut adanya dugaan indikasi nepotisme, lantaran Lurah Balanipa memilih keluarganya masuk PPPK PW.
"Tahap pemeriksaan sedang berlangsung, kami menyurat ke sekretariat daerah agar 9 orang itu ditunda pelantikannya di PPPK PW," ungkap Junaedi kepada wartawan.
Junaedi menyebut telah bersurat ke Sekretariat Daerah Pemkab Polman, agar 9 orang dari kantor Kelurahan Balanipa agar ditunda pemberian SK pengangkatan.
Editor Video: Indra Mahendra
Sumber: tribunsulbar.com
Naskah & Video: Fahrun
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: