Kasepuhan Gelar Alam
Автор: Transdisciplinary & Sustainability Ch. CTSS-IPB
Загружено: 2025-09-25
Просмотров: 1444
[VID014]
Di punggung Pegunungan Halimun, berdiri Kasepuhan Gelar Alam — sepotong wajah negeri yang masih hidup di antara sunyi hutan dan bisik kemajuan.
Jalan terjal dan akses yang terbatas membuat desa ini seolah jauh dari sorot pembangunan, namun justru di sanalah akar kearifan tetap tumbuh.
Masyarakat Gelar Alam menenun hidup lewat sawah, ladang, dan hutan adat. Tradisi menanam padi hanya sekali setahun, tanpa pupuk kimia, tanpa mesin — didampingi upacara adat yang merayakan syukur dan menegaskan ikatan manusia dengan alam.
Di malam bulan purnama, dongeng leluhur diwariskan dari lisan ke lisan, menjaga jati diri generasi muda agar tak hilang ditelan gawai.
Namun Gelar Alam tidak menutup pintu bagi zaman. Turbin mikrohidro, TV
komunitas, dan radio rakyat hadir mendampingi kehidupan — bukan mengganti tradisi, melainkan merawatnya agar tetap bersuara.
Kang Yoyo, sang penghubung masyarakat dengan para sepuh, menjaga agar kemajuan dan kearifan tidak saling memakan, tetapi saling menguatkan.
Di ujungnya, film ini membawa pesan: bahwa wajah negeri tidak hanya lahir di kotakota tinggi, tetapi juga di kampung sunyi yang merajut harmoni antara alam, manusia, danteknologi.
Di Gelar Alam, kita diingatkan untuk menggali, merawat, dan membagikan kearifan lokal — merajut wajah negeri dari akar yang hidup.
Tim Sincos Production
Ariya Nanda Harimawan
Arief Ris Raphael Sianipar
Dariel Grevan Anggoro
Davine Pratama Lie
Devin Hong
Gabriella Yovanka Wijaya Putri
Hassel Jovan Raphael Liem
Vincent Nicholas
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: