Antara Doa dan Luka
Автор: Fizi Sam
Загружено: 2025-10-19
Просмотров: 2262
Lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang masih terperangkap dalam kenangan cinta yang telah pergi. Walaupun masa berlalu dan segala usaha untuk melupakan telah dilakukan, setiap doa yang dipanjatkan masih membawa nama orang yang sama — cinta yang pernah menjadi segalanya.
Dalam diam, dia berdoa di antara reda dan luka, memujuk diri untuk menerima takdir, namun hatinya tetap terpaut pada bayangan yang tak kembali. Lagu ini menggambarkan perjuangan antara ingin melepaskan dan tidak mampu melupakan, antara doa yang ikhlas dan luka yang tak sembuh.
Nada lagu perlahan dan sarat emosi, melambangkan perjalanan jiwa yang penuh kehilangan — tapi tetap setia pada cinta yang pernah tulus.
Akhirnya, dia belajar bahawa ada cinta yang tak berakhir, hanya berubah menjadi doa yang abadi. 💔
Lirik:
Dalam diam aku bicara pada langit,
Tentang rindu yang tak sempat kau tahu.
Bayangmu menari di balik cahaya senja,
Seolah masih di sini menunggu aku.
Waktu tak lagi menyembuhkan,
Ia hanya mengajar aku menahan...
Antara doa dan luka, namamu masih bersuara.
Setiap sujud, setiap titis air mata,
Ada cinta yang tak sempat aku redakan.
Aku mencari tenang di setiap doa,
Namun wajahmu datang bersama air mata.
Aku cuba percaya reda itu ubatnya,
Tapi setiap kali aku berdoa,
Hatiku tetap memanggil nama yang sama.
Aku menulis namamu di dalam sunyi,
Dengan tinta kenangan yang tak pernah kering.
Hujan turun tapi tak membasuh sepi,
Kerana rinduku tenggelam lebih dalam dari itu.
Andai waktu boleh berpatah semula,
Aku masih akan memilih derita yang sama…
Antara doa dan luka, namamu masih bersuara.
Setiap sujud, setiap titis air mata,
Ada cinta yang tak sempat aku redakan.
Aku mencari tenang di setiap doa,
Namun wajahmu datang bersama air mata.
Aku cuba percaya reda itu ubatnya,
Tapi setiap kali aku berdoa,
Hatiku tetap memanggil nama yang sama.
Biarlah takdir menjadi jurang di antara kita,
Aku tetap di sini berdoa tanpa suara.
Kerana mencintaimu bukan sekadar rasa,
Tapi sebahagian dari siapa aku sebenarnya.
Antara doa dan luka, namamu masih bersuara.
Setiap sujud, setiap titis air mata,
Ada cinta yang tak sempat aku redakan.
Aku mencari tenang di setiap doa,
Namun wajahmu datang bersama air mata.
Aku cuba percaya reda itu ubatnya,
Tapi setiap kali aku berdoa,
Hatiku tetap memanggil nama yang sama.
Antara doa dan luka,
Hanya nama kau yang aku tahu.
Walau masa terus berlalu,
Rindu tetap di situ.
Dan bila sunyi menelan semua suara,
Aku masih mencari bayangmu dalam doa.
Jika rindu ini tak pernah padam,
Biarlah ia hidup — antara doa dan luka.
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: