EROPA SENDIRIAN MENGHADAPI RUSIA: APAKAH TURKI CUKUP KUAT JADI PENJAGA BARU?
Автор: Kabar Langit
Загружено: 2026-01-01
Просмотров: 3765
Amerika Serikat kini secara strategis mengalihkan fokus pertahanannya dari Eropa ke kawasan Indo-Pasifik, meninggalkan aliansi NATO dalam ketidakpastian dan memaksa negara-negara Eropa menghadapi tekanan Rusia tanpa payung keamanan Washington. Dengan alokasi dana ratusan miliar dolar dialihkan dari perang di Ukraina ke persaingan teknologi dan mineral strategis melawan China, tatanan keamanan global mengalami pergeseran radikal. Dalam kehampaan strategis ini, Turki muncul sebagai aktor potensial dengan industri pertahanan mandiri dan posisi geopolitik krusial—namun apakah cukup untuk menggantikan peran Amerika? Video ini mengupas analisis mendalam, data terkini Desember 2025, dan implikasi jangka panjang bagi stabilitas Eropa, masa depan NATO, serta persaingan kekuatan global antara Amerika, China, dan Rusia.
Sumber data:
Bloomberg, United States Security Policy and the Future of NATO, December 2025
Financial Times, Global Strategic Mineral Index and Market Outlook, December 2025
GZT, Analysis of Chinese Naval Power and the Fujian Aircraft Carrier, November 2025
US Department of Homeland Security, Strategic Advisory Reports on Regional Stability, December 2025
Foreign Policy, The Evolution of Trumpism and Global Security Alliances, November 2025
0:00 — AS Cabut Perlindungan Gratis untuk Eropa
0:55 — Bloomberg: NATO Hadapi Risiko Sistemik
1:38 — Eropa Rentan Tanpa Payung Militer AS
2:56 — Kedaulatan AS Dibangun di Atas Ekonomi, Bukan Aliansi
4:01 — China Jadi Ancaman Utama, Eropa Nomor Dua
5:32 — AS Hentikan Dana Perang Ukraina
6:54 — Turki Isi Kekosongan Strategis di NATO
8:42 — AS Kuasai Minyak, Air, dan Pangan Dunia
9:59 — Dunia Tanpa Pelindung: Akhir Zaman Aliansi Lama
#GeopolitikGlobal
#KrisisNATO
#AmerikavsChina
#EropaTanpaAS
#PeranTurki
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: