DUA KERETA SALING BERTABRAKAN DI JALUR WISATA MACHU PICCHU, MASINIS DINYATAKAN TEWAS
Автор: Tribun Jogja Official
Загружено: 2025-12-31
Просмотров: 6328
DUA KERETA SALING BERTABRAKAN DI JALUR WISATA MACHU PICCHU, MASINIS DINYATAKAN TEWAS
Seorang masinis dilaporkan tewas dan sedikitnya 40 orang mengalami luka-luka setelah dua kereta bertabrakan dari arah berlawanan di jalur menuju Machu Picchu, destinasi wisata paling populer di Peru, pada Selasa 30 Desember 2025 siang waktu setempat.
Pemerintah daerah setempat menyatakan kecelakaan terjadi di jalur rel tunggal yang menghubungkan Ollantaytambo dan Aguas Calientes, kota terdekat dengan kompleks wisata Machu Picchu.
Sekitar 20 ambulans dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban ke sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Cusco.
Menurut keterangan pejabat kesehatan, sedikitnya 20 korban berada dalam kondisi serius.
Kepolisian menyebutkan sejumlah wisatawan asing turut menjadi korban, termasuk warga negara Amerika Serikat.
Sementara itu media lokal melaporkan ratusan wisatawan masih tertahan di lokasi kejadian dan menunggu proses evakuasi, yang terkendala medan pegunungan di sekitar area kecelakaan.
Dua kereta yang terlibat kecelakaan masing-masing dioperasikan oleh PeruRail dan Inca Rail.
Pihak PeruRail menyampaikan duka mendalam atas insiden tersebut dan menyatakan kru mereka segera memberikan pertolongan pertama kepada masinis, kondektur, serta para penumpang.
Hingga kini, penyebab tabrakan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Adapun insiden ini terjadi di tengah sengketa yang sedang berlangsung antara penyedia transportasi menuju situs warisan dunia UNESCO tersebut.
Sejumlah komunitas lokal mengkritik sistem tender yang dinilai tidak terbuka.
Mereka juga mengkritisi tingginya harga tiket kereta dan bus menuju Machu Picchu.
Machu Picchu sendiri merupakan kota peninggalan suku Inca yang dibangun pada abad ke-15 di Pegunungan Andes.
Lokasi ini menjadi salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Modern yang setiap tahunnya menarik jutaan wisatawan.
Untuk menjaga kelestarian situs, sejak tahun 2011 Pemerintahan Peru memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung harian.
Meski begitu, kekhawatiran terjadi overtourism masih terus muncul hingga sekarang. (*)
Produser : Ribut Raharjo
Penulis : Mona Kriesdinar
Program : Tribun Jogja News
Host : Prisca Ruri
Editor : Afiffudin
Uploader : Afiffudin
Sumber : bbc
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: