KETIKA SEJARAH DAN SENI MENYATU BOROBUDUR DALAM GORESAN BATIK
Автор: BATIK LOCHATARA KEDIRI
Загружено: 2025-08-04
Просмотров: 3030
Halloo ndaa.......
Candi Borobudur, mahakarya agung peninggalan nenek moyang kita, menyimpan lebih dari sekadar kisah spiritual dan sejarah. Di balik ukiran relief yang menghiasi setiap sisi candi, tersimpan simbol-simbol kehidupan, ajaran Buddha, dan nilai-nilai budaya luhur yang begitu mendalam. Tapi tahukah kamu… bahwa keindahan relief Borobudur itu juga menjadi inspirasi dalam dunia seni batik?
Di sinilah batik bukan hanya kain, tapi media yang membawa ulang kisah leluhur dalam balutan estetika. Bersama Batik Lochatara dari Wates, Kediri, dalam video ini kita akan menyelami bagaimana motif batik yang terinspirasi dari Candi Borobudur dirancang, dimaknai, dan dihidupkan kembali oleh tangan-tangan pengrajin lokal yang penuh cinta pada budaya.
Mari kita lihat bagaimana filosofi dan warisan budaya berpadu dalam sehelai kain batik, dan mengapa motif ini menjadi begitu spesial bagi pecinta warisan Nusantara. Jangan lupa untuk subscribe, nyalakan loncengnya, dan ikuti terus perjalanan budaya bersama kami hanya di channel ini!"
Di jantung pulau Jawa, tepatnya di Magelang, Jawa Tengah, berdiri megah sebuah bangunan yang tak hanya menjadi kebanggaan Indonesia, tetapi juga warisan dunia yang tak ternilai: Candi Borobudur. Candi ini bukan sekadar tumpukan batu tua. Ia adalah mahakarya agung yang menggambarkan kejayaan peradaban Nusantara di masa lampau, dan menyimpan pesan-pesan spiritual yang abadi hingga kini.
Candi Borobudur dibangun sekitar abad ke-8 hingga ke-9 Masehi, pada masa kejayaan Dinasti Syailendra, yang dikenal sebagai pendukung ajaran Buddha Mahayana. Raja Samaratungga, salah satu raja besar dari dinasti ini, dipercaya sebagai tokoh utama di balik pembangunan Borobudur. Tujuannya bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai simbol pencerahan dan pemahaman akan kehidupan.
Arsitektur Borobudur begitu unik dan kompleks. Dibangun tanpa menggunakan semen, candi ini tersusun dari sekitar 2 juta lebih balok batu andesit, yang saling mengunci dan membentuk struktur berbentuk punden berundak
2. Motif Stupa
Asal Relief: Bentuk stupa menghiasi bagian puncak Borobudur (72 stupa berlubang)
Makna dalam Relief: Simbol pencerahan, tempat relik suci, dan kesempurnaan spiritual
Makna dalam Batik: Simbol keabadian, kebijaksanaan, dan ketenangan batin
3. Motif Kalpataru
Asal Relief: Relief Kamadhatu dan dekoratif di pagar langkan
Makna dalam Relief: Pohon kehidupan, pohon harapan dan keberkahan dalam kepercayaan Hindu-Buddha
Makna dalam Batik: Harapan, kelimpahan, dan perlindungan alam semesta
4.Motif Mega Mendung Bergaya Borobudur
Asal Relief: Ornamen awan di panel Gandavyuha dan Avadana
Makna dalam Relief: Simbol transendensi, keluhuran batin, dan hubungan antara dunia dan langit
Makna dalam Batik: Ketenangan, kedamaian, dan kehidupan yang mengalir
5. Motif Gajah atau Hamsa
Asal Relief: Cerita Jataka — kisah Buddha bereinkarnasi sebagai gajah bijak atau angsa putih
Makna dalam Relief: Kebijaksanaan, kekuatan spiritual, dan kebaikan hati
Makna dalam Batik: Kepemimpinan, ketulusan, dan keberanian
6. Motif Cakra (Roda Dharma)
Asal Relief: Sering muncul dalam cerita Sudhana & ajaran dharma
Makna dalam Relief: Roda kebenaran, perjalanan kehidupan, dan arah spiritual
Makna dalam Batik: Petunjuk hidup, keadilan, dan kebenaran universal
Tidak seperti lukisan atau karya sastra, motif batik tradisional—termasuk batik Borobudur—umumnya tumbuh dari kearifan kolektif masyarakat dan berkembang secara turun-temurun. Motif ini bukan ciptaan satu orang, melainkan hasil interpretasi budaya terhadap relief Candi Borobudur oleh para perajin batik dari generasi ke generasi.
🪷 Filosofi:
Setiap motif batik menggambarkan perjalanan hidup manusia menuju kesadaran tertinggi, dengan meninggalkan hawa nafsu, meraih keseimbangan batin, hingga mencapai pencerahan. Kain batik Borobudur mengajak pemakainya untuk merenungkan nilai-nilai hidup.
Motif batik Borobudur ini juga dikembangkan di beberapa daerah seperti di Magelang, Yogyakarta,solo , Pekalongan.
Dari setiap ukiran relief Candi Borobudur, kita belajar bahwa seni bukan hanya tentang keindahan — tetapi juga tentang makna, nilai, dan perjalanan spiritual manusia. Dan melalui batik, semua itu dihidupkan kembali dalam sehelai kain yang sarat pesan.
Motif batik Borobudur bukan sekadar pola. Ia adalah bahasa jiwa. Ia adalah warisan.
Bersama Batik Lochatara dari Wates, Kediri, mari terus lestarikan budaya, cintai warisan leluhur, dan kenakan batik yang bukan hanya indah, tapi juga bermakna.
Terima kasih sudah menonton. Jangan lupa untuk like, komen, dan subscribe, serta nyalakan lonceng notifikasimu — agar tak ketinggalan kisah-kisah budaya lainnya dari Nusantara tercinta.
Sampai jumpa di video selanjutnya. Salam budaya dan salam batik Indonesia!
tiktok: tokobatiklochata01
ig :batik_lochatara_kediri
wa: 085649355554 #batik #sejarah #shortsindonesia #trending #videoviral #kontenviral #foryou #fyp
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: