Dikecam, 5 Aktivis NU Bertemu Presiden Isr4el, TOKOH INTELIJEN: GUS DUR BEDA
Автор: Podcast Bangsaonline
Загружено: 2024-07-25
Просмотров: 1133
Ketika 5 Aktivis NU Diperalat Israel
Ironis dan naif! Bahkan bodoh!
Itulah kecaman publik terhadap 5 aktivis NU yang pergi ke Israel dan bertemu Presiden Israel Isaaq Herzoq. Mereka dianggap tak punya empati kemanusiaan di saat warga Palestina dibantai oleh tentara Israel secara keji dan biadab.
Lebih ironis lagi mereka berfotoria dengan Presiden Isaac Herzoq dan diposting di media sosial di saat tubuh warga Palestina -termasuk anak-anak dan perempuan - bergelimpangan meregang nyawa dan berlumuran darah akibat kekejaman tentara Israel.
Apa pun alasan mereka sangat tak masuk akal dan mengada-ada mengingat mereka bukan tokoh penting, apalagi berpengaruh, baik di ranah nasional maupun internasional. Artinya mereka tak akan bisa mempengaruhi pejabat Israel. Sebaliknya mereka hanya diperalat pejabat Israel. Terutama dengan statusnya sebagai aktivis NU.
Apalagi mereka pergi ke Israel diduga disponsori LSM yang berafiliasi ke Israel.
Tapi bukankah Gus Dur juga pernah bertemu dengan tokoh-tokoh Israel?
Nah, untuk menjelaskan masalah ini M. Mas'ud Adnan mewawancarai Dr KH As'ad Said Ali, Wakil Kepala (Waka) Badan Intelijen Negara (BIN) periode 2000 - 2011.
Pemirsa Podcast Bangsaonline bisa menyimak secara seksama dan tuntas.
O ya siapa saja 5 kader NU yang pergi ke Israel dan berfotoria dengan Presiden Israel Isaac Herzog. Mereka adalah Zainul Maarif, Profesor Madya Filsafat di Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia),
Syukron Makmun, Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Banten, dan Munawar Aziz, Sekretaris PCI NU Inggris Raya dan Sekretaris Umum PP Pagar Nusa.
Lalu Nurul Bahrul Ulum, Pengurus PP Fatayat NU dan Izza Annafisah Dania yang juga pengurus Fatayat NU.
Setelah mendapat kecaman publik mereka minta maaf. Mereka juga dipecat dari jabatannya di NU.
Доступные форматы для скачивания:
Скачать видео mp4
-
Информация по загрузке: