Rumah Pemilu
Channel Rumah Pemilu dikelola oleh Yayasan Perludem. Media advokasi demokrasi ini menginformasikan penyelenggaraan pemilu yang sedang berlangsung serta mendata dan menginformasikan, mulai dari Pemilu 1955. Rumah Pemilu berprinsip netral dan imparsial dengan tak memberitakan aspek kontestasi, elektabilitas, serta intrik elite/internal peserta pemilu dan partai politik sehingga terhindar dari sifat partisan.
Audiensi Koalisi Masyarakat Sipil Kodifikasi RUU Pemilu Media Tempo
Audiensi Koalisi Masyarakat Sipil Kodifikasi RUU Pemilu ke Media Indonesia
Peran Organisasi Masyarakat Sipil dalam Menjaga Pemilu Demokratis dan Berintegritas
Harapan di balik RUU Pemilu
Audiensi Koalisi Masyarakat Sipil Kodifikasi RUU Pemilu ke KPU RI
Menata Ulang Sistem Pemilu Indonesia yang Ramah Bagi Keterwakilan Perempuan
Jendela Rumah Pemilu - Soeharto Antidemokrasi
Revisi UUPemilu untuk Penguatan Keterwakilan Substantif & Perlindungan Partisipasi Politik Perempuan
Advokasi Perludem dan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Inklusif dan Aksesibel
Membangun Pemilu Inklusif: Refleksi Muhammad Zaid tentang Aksesibilitas dan Tantangan Implementasi
Aksesibilitas Pemilu 2024: Tantangan dan Rekomendasi untuk Pemilu Inklusif
Top 5 Kenapa Undang-Undang Pemilu Harus Segera Direvisi?
Zulfikar Arse Sadikin: Kampanye Cukup Tatap Muka dan Medsos, Stop Bagi-Bagi Barang dan Hiburan
Zulfikar Arse Sadikin: Sistem Pemilu Terbuka Lebih Sesuai dengan Cita Konstitusi
Zulfikar Arse Sadikin: Komisi II Siap Bentuk Panja Revisi UU Pemilu Mulai 2026
Didik Supriyanto: Menata Partai Politik Melalui Kodifikasi UU Pemilu
TIti Anggraini: Implikasi putusan MK Terhadap Konstitusionalitas Pemilu/ Pilkada
Titi Anggraini: Penyelenggara Pemilu Reset atau Upgrade?
Firman Manan: Tantangan Pemilu Lokal Serentak dan Legitimasi Politik Kepala Daerah
Mengawal Reformasi Pemilu Pro Perempuan melalui MMP dan Zipper Murni
Firman Manan: Tantangan dan Peluang Dalam Sistem Presidensial Multipartai di Indonesia.
Mendesak Revisi UU Pemilu, Bukan Karena Nggak Sabar — Tapi Karena Belajar dari Sejarah!
Titi Anggraini: Keputusan KPU Tutup Dokumen Capres-Cawapres Bahayakan Transparansi Pemilu
Titi Anggraini: Kritik KPU Bukan Delegitimasi, Saatnya Rekonstruksi Seleksi Penyelenggara Pemilu
Koalisi Perempuan Indonesia Kritik Kinerja KPU: Serukan Penataan Ulang Kelembagaan Pemilu
Themis Indonesia: KPU Bobrok Secara Etika, Penggunaan Jet Pribadi hingga Kasus Kekerasan Seksual
Migrant Care: Pemilu 2024 di Luar Negeri Paling Bobrok, Desak Reset KPU dan Penataan Ulang Dapil
Perludem Desak Penataan Ulang Kelembagaan KPU, Soroti Lemahnya Transparansi dan Kinerja Pemilu 2024
Netgrit: KPU Gagal Manfaatkan Teknologi, Pemilu 2024 Gelap dan Minim Transparansi
PUSaKO Unand Kritik: PSU Massal, Minim Keterwakilan Perempuan, hingga Akses Dokumen Capres Ditutup